Budidaya Kacang Tanah ala Fayakhun Bakamla
Budidaya Kacang Tanah ala Fayakhun Bakamla
Kacang tanah adalah salah satu tanaman yang paling banyak
dibudidayakan setelah padi, jagung dan kacang kedelai. Budidaya kacang tanah
umumnya diaplikasikan sebagai tanaman sela atau yang di sebut tumpang sari.
Bagi Anda yang tertarik untuk melakukan budidaya kacang tanah, beikut FayakhunBakamla berikan infonya :
Pertama lakukan pembibitan. Dalam penanaman kacang tanah
diakukan tanpa melewati proses penyemaian. Pertama-tama yang harus dilakukan
adalah memilih benih kacang tanah yang sudah berumur 100 hari, benih bisa
dibeli di penjual benih di sekitar Anda. Lakukan penyortiran benih yang mulus,
tidak mengkerut, dan berukuran besar. Jemur benih sortiran tersebut selama 4-5
hari kemudian simpan selama 3-6 bulan. Rendam selama sehari semalam sebelum di
tanam di lahan tanam.
Kedua, Pengolahan Tanah. Lakukan penggemburan lahan tanam
dengan cara dibajak atau dicangkul. Tambahkan kapur pertanian/dolomit sebanyak
2 ton per hektar jika tanah terlalu asam. Campur secara merata dan diamkan
selama 2 hari. Berikan pemupukan dasar dengan pupuk kandang/kompos sebanyak 2
ton/hektar. Sebarkan secara merata dan buatlah bedengan pada lahan tanam agar
memudahkan penaman. Sediakan parit sebagai drainase agar tanaman tidak
tergenang air sehingga tanaman tidak busuk.
Ketiga, Penanaman. Pertama-tama buatlah lubang tanam dengan
jarak 25×25 cm. Masukkan setiap lubang tanam dengan satu butir benih kacang
tanah. Rata-rata untuk setiap satu hektar lahan diperlukan sekitar 50 kg benih
kacang tanah. Siram setiap pagi dan sore hari agar tanaman cepat tumbuh.
Umumnya kacang akan mulai berkecambah setelah 4-7 hari masa tanam. Kacang tanah
mulai tumbuh serempak setelah 7 hari dan mulai berbunga di umur 20 hari sampai
30 hari.
Keempat, Perawatan. Rawatlah tanaman saat masuk umur 30 hari
saat kacang tanah mulai menjadi polong. Berikan pupuk tambahan yang banyak
mengandung posfor agar supaya bijinya bagus dan banyak. Lakukan juga penyiangan
dan peninggian bedengan agar bisa menutupi akar, batang, dan daun bagian
bawahnya sehingga polong bisa tumbuh secara maksimal. Hindarkan tanaman dari
serangan hama dan penyakit. Berikan pestisida dan obat sesuai atudan dan dosis
jika kacang tanah terlanjur terserang hama dan penyakit.
Kelima, Pemanenan. Kacang tanah sudah siap dipanen saat
berumur 90 hari setelah tanam. Ciri-ciri kacang tanah sudah siap panen adalah
batangnya mengeras, daun mulai menguning/berguguran, dan jika dilakukan
sampling maka polong sudah sudah terisi penuh dengan biji kacang tanah.
Komentar
Posting Komentar